Lirik Tiara - Eny Sagita
Lirik Eny Sagita – Tiara
Lirik “Tiara” dari Eny Sagita ini diciptakan oleh M. Nasir. Single ini didistribusikan oleh label Channel Youtube Bonyta Channel. Sebelumnya, lagu ini pernah dibawakan oleh KRIS.
Berikut cuplikan syair nyanyian / teks dari lagunya: “jika kau bertemu aku begini berlumpur tubuh dan keringat membasah bumi di penjara, terkurung, terhukum, hanya bertemankan sepi bisakah kau menghargai cintaku yang suci ini tiara, menggamit kenangan zaman persekolahan tiara, kumimpi kita bersanding atas kayangan seakan bisa kusentuh peristiwa semalam di malam pesta engkau bisikkan kata azimat di“.
Single lainnya dari Eny Sagita di antaranya Talining Asmoro, Full Senyum Sayang, Wes Tatas, Lintang Nduwur Kutho, dan Nglilakne Kowe.
Lirik Lagu Tiara
jika kau bertemu aku begini
berlumpur tubuh dan keringat membasah bumi
di penjara, terkurung, terhukum, hanya bertemankan sepi
bisakah kau menghargai cintaku yang suci initiara, menggamit kenangan zaman persekolahan
tiara, kumimpi kita bersanding atas kayangan
seakan bisa kusentuh peristiwa semalam
di malam pesta engkau bisikkan kata azimat di telingakita terpaksa berpisah untuk mencari arah
kita dipukul ombak hidup alam yang nyata
engkau jauh meniti puncak menara gading
yang menjanjikan hidup sempurna
tapi aku hanya tunduk ke bumi, hidup tertekanjika kau bertemu aku begini
berlumpur tubuh dan keringat membasah bumi
di penjara, terkurung, terhukum, hanya bertemankan sepi
bisakah kau menghargai cintaku yang suci inioh, tiara, pedihnya dapatkah kau merasakan
oh, tiara, pedihnya dapatkah kau merasakankita terpaksa berpisah untuk mencari arah
kita dipukul ombak hidup alam yang nyata
engkau jauh meniti puncak menara gading
yang menjanjikan hidup sempurna
tapi aku hanya tunduk ke bumi, hidup tertekanjika kau bertemu aku begini
berlumpur tubuh dan keringat membasah bumi
di penjara, terkurung, terhukum, hanya bertemankan sepi
bisakah kau menghargai cintaku yang suci inioh, tiara, pedihnya dapatkah kau merasakan
oh, tiara, pedihnya dapatkah kau merasakankita terpaksa berpisah untuk mencari arah
kita dipukul ombak hidup alam yang nyata
engkau jauh meniti puncak menara gading
yang menjanjikan hidup sempurna
tapi aku hanya tunduk ke bumi, hidup tertekanjika kau bertemu aku begini
berlumpur tubuh dan keringat membasah bumi
di penjara, terkurung, terhukum, hanya bertemankan sepi
bisakah kau menghargai cintaku yang suci inioh, tiara, pedihnya dapatkah kau merasakan
oh, tiara, pedihnya dapatkah kau merasakan
oh, tiara, pedihnya dapatkah kau merasakan
oh, tiara, pedihnya dapatkah kau merasakanDukung musisi favorit anda dengan membeli CD original atau mengunduh lagu mereka melalui situs resmi yang tersedia. Jaya terus dunia permusikan Indonesia. Terima Kasih.
Komentar
Posting Komentar