Lirik Sakit Gigi - Esa Risty

Lirik Sakit Gigi - Esa Risty
Lirik Sakit Gigi – Esa Risty

Lirik Esa Risty – Sakit Gigi

Lirik “Sakit Gigi” dari Esa Risty ini diciptakan oleh Obbie Messakh. Single ini didistribusikan oleh label ARD Management. Sebelumnya, lagu ini pernah dibawakan oleh Meggy Z.

Berikut cuplikan syair nyanyian / teks dari lagunya: “putus lagi cintaku putus lagi jalinan kasih sayangku dengannya cuma karena rupiah lalu engkau berpaling muka tak mau menatap lagi kecewa kecewa hatiku terluka karena cinta kalau terbakar api kalau tertusuk duri mungkin masih dapat ku tahan tapi ini sakit lebih sakit, kecewa karena cinta jangankan diriku, semut pun kan marah bila terlalu sakit“.

Esa Risty ‘Risti’ adalah penyanyi asal Tulungagung Jawa Timur. Single lainnya dari Esa Risty di antaranya Pacobaning Urip, Los Gak Rewel (feat. Napa Kabul), Ngidam Jemblem (feat. Wandra), Tanpo Tresnamu (feat. Wandra), dan Selire Welas.

Lirik Lagu Sakit Gigi

putus lagi cintaku
putus lagi jalinan kasih
sayangku dengannya

cuma karena rupiah
lalu engkau berpaling muka
tak mau menatap lagi

kecewa kecewa hatiku
terluka karena cinta

kalau terbakar api
kalau tertusuk duri mungkin masih dapat ku tahan
tapi ini sakit lebih sakit, kecewa karena cinta

jangankan diriku, semut pun kan marah
bila terlalu sakit begini
daripada sakit hati lebih baik sakit gigi ini
biar tak mengapa

rela rela rela aku relakan
rela rela rela aku rela

kalau terbakar api
kalau tertusuk duri mungkin masih dapat ku tahan
tapi ini sakit lebih sakit, kecewa karena cinta

jangankan diriku, semut pun kan marah
bila terlalu sakit begini
daripada sakit hati lebih baik sakit gigi ini
biar tak mengapa

rela rela rela aku relakan
rela rela rela aku rela

kalau terbakar api
kalau tertusuk duri mungkin masih dapat ku tahan
tapi ini sakit lebih sakit, kecewa karena cinta
kecewa karena cinta, kecewa karena cinta

Dukung musisi favorit anda dengan membeli CD original atau mengunduh lagu mereka melalui situs resmi yang tersedia. Jaya terus dunia permusikan Indonesia. Terima Kasih.

Komentar